5 Rahasia Ampuh Hidup Hemat biar Cepat Kaya!

“Hidup itu mahal dan butuh banyak uang”. Mungkin kamu sudah sering mendengar ungkapan tersebut. Yep, memang tak terelakkan bahwa biaya hidup dari tahun ke tahun kian melonjak. Namun, bukan berarti hal tersebut tak bisa diatasi, lho. Salah satu caranya adalah  dengan menerapkan gaya hidup hemat.

Kamu dapat menghemat uangmu dengan menghindari pengeluaran berlebihan dan menggantinya dengan alternatif yang lebih murah. Yuk, simak 5 hal yang bisa dilakukan untuk hidup hemat!

Kurangi alokasi budget untuk makan

Tahukah kamu, kalau banyak orang menghabiskan uang untuk membeli makanan? Bahkan, makanan menjadi pengeluaran terbesar ketiga bagi kebanyakan orang di Amerika, lho. Lalu, bagaimana cara menghemat uang dalam sektor ini? Solusi terbaik adalah kurangi membeli makan di luar rumah atau makan di restoran, dan mulailah membawa bekal ke tempat kerja atau saat belajar. Kamu juga dapat mulai membuat kopimu sendiri dibanding membeli kopi di kedai kopi. Beberapa hal yang dapat kamu lakukan:

  • Apabila terpaksa makan di luar, ketahuilah menu dan daftar harga yang tersaji. Dengan begini, kamu dapat menghindari pengeluaran berlebih.
  • Bungkus makanan yang tersisa, dan konsumsi kembali di rumah.
  • Cari restoran atau kedai yang menawarkan diskon dan potongan spesial. Sudah akrab dengan promo gajian yang biasa ditawarkan berbagai tenan makanan, kan?
  • Minuman beralkohol memiliki harga yang cukup mahal. Kurangi kebiasaan ini dan mulailah konsumsi air mineral ketika acara makan malam. Selain lebih sehat, tentunya akan menekan pengeluaranmu secara drastis.

Buat daftar belanja dan manfaatkan kupon belanja

Aktivitas belanja terkadang membuatmu impulsif. Hal ini dapat dihindari dengan membuat daftar belanja, dan yakinkan dirimu untuk hanya membeli barang yang ada dalam daftar. Tagihan belanjamu akan naik 2-3 kali lipat apabila kamu menjadi impulsif dan membeli barang yang tak diperlukan. Berikut tips belanja hemat.

  • Jangan pernah berbelanja ketika sedang lapar.
  • Cobalah buat rencana menu mingguan, dan buatlah daftar belanja berdasarkan rencana tersebut. Usahakan jangan keluar dari rencana yang telah dibuat.
  • Gunakan kupon belanja dan manfaatkan diskon yang ditawarkan. Kamu juga dapat menentukan menu sesuai barang yang sedang didiskon. Misal, sedang ada diskon roti menarik, pertimbangkan untuk membuat menu berbahan dasar roti.

Baca juga: Revolusi Industri 4.0, Menguntungkan Atau Malah Merugikan?

Cermati penggunaan kartu kredit

Kartu kredit mungkin terlihat mempermudah hidup, namun dibutuhkan manajemen keuangan yang cermat untuk dapat memaksimalkan fungsinya. Dalam setiap tagihan kartu kredit, terdapat bunga, pinalti, biaya tahunan dan lainnya. Usahakan untuk selalu membayar tagihan tiap bulan, jadi aturlah limit seminimal mungkin untuk menghindari terlilit utang. Hanya gunakan kartu kredit untuk transaksi kecil. Terkadang, lebih baik bagi beberapa orang untuk sama sekali tak menggunakan kartu kredit karena kartu tersebut dapat membuat seseorang menjadi impulsif.

Stop berlangganan TV kabel

Punya akses ke channel TV premium dan banyak pilihan acara TV untuk ditonton mungkin kedengarannya seru, tapi biayanya mahal, lho. Mau nonton film atau acara lainnya, kamu bisa gunakan Netflix. TV broadcast dapat menjadi alternatif yang lebih murah. Cukup hubungkan laptop kesayanganmu ke TV menggunakan kabel HDMI, dan voila! Serasa nonton TV kabel, deh.

Buat perencanaan budget bulanan

Mulailah buat target bulanan mengenai seberapa banyak uang yang harus dialokasikan ke tiap kategori kebutuhan. Kamu bisa ikuti beberapa rumus pengelolaan dana berikut ini.

  • Hitung pendapatan bersihmu dengan cara mengurangi pemasukan dengan pajak, asuransi kesehatan, dan jaminan masa tua.
  • Bagi pendapatan bersihmu dengan formula 50-30-20, yaitu 50% untuk kebutuhan, 30% untuk hiburan, dan 20% alokasi untuk investasi.
  • 50% pendapatan bersihmu dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Hal ini termasuk membayar tagihan kartu kredit, listrik, dan langganan Netflix dan Spotify, uang makan sehari-hari, dan uang transportasi sehari-hari.
  • Kurangi 30% dari pendapatan bersihmu untuk memenuhi berbagai keinginan pribadi. Misal, makan di luar rumah bersama teman, menabung untuk liburan ke destinasi impian, serta membeli baju dan sepatu baru.
  • Ambil 20% dari pendapatan bersih untuk dana darurat dan investasi. Selain itu, kamu bisa masukkan dana ke reksa dana, saham, dan deposito.

Baca juga: 4 Perbedaan Investasi Dan Tabungan Yang Perlu Kamu Ketahui

 

Hello all, we’re Lubna.io
One of Indonesia’s Robo Trading Platform.
We help you get the best results with less risks.
Visit our homepage and join our waitlist now!