4 Altcoin Terbaik 2018 untuk Pertimbangan Investasimu

Altcoin Terbaik – Pasar cryptocurrency terus berkembang, dan 2017 – 2018 menjadi tahun keemasan dunia kripto. Angka ICO terus meledak, begitu pun dengan jumlah altcoin yang beredar. Per musim panas tahun ini misalnya, ada lebih dari 2000 mata uang kripto yang tersebar di seluruh dunia. Namun, banyak dari altcoin yang masih miskin kreativitas dan visi, sehingga menjadi lemah di pasar kripto. Eits, tapi jangan salah. Masih ada, lho, altcoin terbaik selama 2018 yang patut dipertimbangkan untuk investasi. Penasaran? Simak ulasan selengkapnya, yuk!

1. Ethereum

Bicara mengenai daftar altcoin terbaik, kurang lengkap rasanya apabila tidak mengikutsertakan Ethereum ke dalamnya. Ethereum pertama kali diluncurkan pada Juli 2015 oleh salah satu figur berpengaruh di duni kripto, Vitalik Buterin.

Sebagai mata uang kripto kedua paling bernilai setelah Bitcoin, Ethereum mampu bertengger di posisi pertama altcoin terbaik. Sampai saat ini, Ethereum terhitung memiliki kapitalisasi pasar sebesar 64,35 miliar dolar AS, lho!

Tidak seperti Bitcoin, Ethereum lebih dari sekedar mata uang digital. Ethereum menawarkan banyak kelebihan, seperti platform yang dapat digunakan developer untuk membangun kontrak pintar berbasis blockchain dan aplikasi terdesentralisasi. Banyak pegiat ICO yang juga lebih memilih Ethereum sebagai platform untuk meluncurkan ICO mereka.

2. Litecoin

Sebagai salah satu altcoin tertua, Litecoin dibuat pada 2011 oleh seorang mantan karyawan Google, Charlie Lee. Tujuh tahun berada di pasar cryptocurrency, Litecoin mampu mencetak angka kapitalisasi pasar sebesar 8,2 miliar dolar AS. Bahkan, harganya sempat meroket jauh dari hanya 4 dolar AS di Januari 2017 menjadi 350 dolar AS di bulan Desember 2017. Ini berarti kenaikan yang terjadi mencapai 8000%, lho! Menakjubkan, bukan?

Litecoin hadir sebagai versi penyempurnaan dari Bitcoin, seperti laju transaksi yang lebih cepat dan baik. Pemberian nama lite (ringan) pada Litecoin ternyata bukanlah tanpa alasan. Pasalnya, Litecoin memiliki kecepatan 4 kali lebih baik dibanding Bitcoin. Penyelesaian sebuah transaksi di Bitcoin memerlukan waktu 10 menit, sedangkan Litecoin hanya perlu waktu 2,5 menit saja.

3. NEO

Bergeser ke pasar cryptocurrency di Asia, pegiat kripto pasti sudah familiar dengan NEO. Yap, NEO dibuat pada tahun 2014 oleh Da Hongfei di Cina dan menjadi mata uang kripto terbesar yang ditemukan di negara tersebut.

Layaknya Ethereum, NEO merupakan platform yang didesain untuk membangun aplikasi terdesentralisasi atau Dapps, kontrak pintar, dan ICO. Karena kemiripan kedua cryptocurrency ini, NEO sering disebut-sebut sebagai “Ethereum dari Cina”.

NEO mengalami perkembangan pesat dengan nilai yang melonjak dari 0,16 dolar AS ke 162 dolar AS dalam kurun waktu satu tahun. Salah satu faktor perkembangan pesat yang dialami NEO adalah dukungan penuh dari pemerintah Cina dan teknologinya yang canggih.

4. Cardano (ADA)

Cardano pertama kali dicetuskan oleh Charles Hoskinson pada September 2017. Ia juga merupakan salah satu co-founders Ethereum. Meskipun masih terbilang cukup muda dalam pasar kripto, Cardano mampu menawarkan perbaikan teknologi dibanding Ethereum dan blockchain lainnya.

Menjadi cryptocurrency paling baru di antara altcoin lainnya tidak membuat Cardano lemah di pasar kripto. Buktinya, mata uang digital yang satu ini mampu mencetak angka kapitalisasi pasar sebesar 8,86 miliar, lho. Meskipun tidak memberi keuntungan sebesar koin populer lainnya, Cardano tetap terkenal di kalangan investor dan pengembang berkat pembangunan blockchain kuat yang menjanjikan.

Nah, itu dia 4 altcoin terbaik yang bisa kamu jadikan pertimbangan sebelum memulai investasi cryptocurrency. Mana yang menjadi jagoanmu, nih? Apapun pilihanmu, jangan lupa untuk terus lakukan analisis pasar agar terhindar dari kerugian, ya!

Baca juga: 5 Film Bitcoin Yang Harus Kamu Tonton!

 

Hello all, we’re Lubna.io
One of Indonesia’s Robo Trading Platform.
We help you get the best results with less risks.
Visit our homepage and join our waitlist now!