Bitcoin Turun, Belum Mampu Tembus Resisten 5 Ribu Dolar

Bitcoin Turun – Sejak 17 Desember 2018, dalam waktu empat hari, harga Bitcoin naik dari 3.181 dolar AS menjadi 4.073 dolar AS. Harga ini naik sebesar 28 persen di sebagian besar pertukaran fiat-to-crypto. Namun, dalam basis 30 hari, nilai Bitcoin turun dan terus melemah sekitar 9% dari 4.400 dolar AS. Nilai ini masih harus melampaui level resistansi di atas 4.400 dolar AS untuk mengkonfirmasi pergerakan bullish pada Bitcoin.

Target 5 Ribu Dolar Bitcoin Masih Sulit

Menurut The Crypto Dog, salah satu crypto-seller, masih terlalu dini untuk mengkonfirmasi pembalikan arah tren jangka menengah untuk menembus masuk ke wilayah angka 5.000 dolar AS. Saat ini, Bitcoin mengalami reli korektif yang kuat didukung oleh lonjakan volume harian.

The Crypto Dog menyarankan agar beberapa konfirmasi dibuat untuk mengkonfirmasi kenaikan yang tepat di atas 5.500 dolar AS. Menurut pendapatnya, Bitcoin menemukan dukungan dekat angka historis di angka 3.000 dolar AS. Di bulan Desember 2018 lalu, The Crypto Dog melihat volatilitas Bitcoin. Hal ini membuat volume penjualannya terhenti dan harga Bitcoin turun semakin jauh.

Penjual mata uang kripto ini bertanya-tanya apakah dongeng “dukungan $ 3.000 dolar AS” akan berjalan di depan. Dahulu, jika bullish mampu mendorong melewati 4.500 dolar AS, nilai 4.800 dolar AS merupakan tonjolan terakhir resistensi yang menghalangi sebelum beranjak di nilai 5.400 dolar AS.

The Crypto Dog berpendapat:

Pada saat ini, saya tak mengantisipasi reli di luar 5.500 dolar AS. Saya juga tak dapat menjamin lebih banyak bantuan bahkan melebihi 4.500 dolar AS, meskipun kita tak boleh menghitung skenario keluar.

Sampai 21 Desember, volume BTC berada di sekitar 8,7 miliar dolar AS. Nilai ini naik hampir 100 persen dari 4,3 miliar dolar AS sejak minggu pertama Desember. Peningkatan volume aset di tengah reli korektif yang menjanjikan ini menunjukkan bahwa sell walls berada di kisaran ketat, dari 3.000 dolar hingga 3.500 dolar AS. Nilai ini cukup kuat untuk memicu pergerakan ke atas begitu pasar mulai menunjukkan kondisi yang sangat oversold.

Baca juga: Yuk, Ketahui Cara Menjalankan Operasi Crypto-Mining

Bitcoin Cash dan Ethereum Flying

Aset kripto besar mencerminkan tren harga Bitcoin dengan cara yang lebih intensif. Selama tiga minggu terakhir, Bitcoin telah mulai meningkat nilainya secara substansial. Menyusul kenaikan harga 40% di tanggal 19 Desember, pada 21 Desember, Bitcoin Cash mencatat lonjakan 42% berikutnya, atau naik ke angka 220 dolar AS. Minggu ini, harga Bitcoin Cash melonjak dari sekitar $ 80 menjadi $ 220, meningkat 175 persen terhadap dolar AS. Ethereum mencatatkan reli yang sama besarnya dengan Bitcoin, yakni mampu melampaui angka 110 dolar AS untuk pertama kalinya sejak akhir November.

Baca juga: 3 Alasan Litecoin Makin Diminati

 

Hello all, we’re Lubna.io
One of Indonesia’s Robo Trading Platform.
We help you get the best results with less risks.
Visit our homepage and join our waitlist now!